Bagaimana membuat bisnis WiFi Corner

Sebenarnya WiFi corner yang sedang menjadi trend akhir-akhir ini pada dasarnya memiliki konsep yang sama dengan bisnis WiFi hotspot yang pernah sobat baca di artikel sebelumnya yang membahas berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah usaha hotspot di perumahan, akan tetapi WiFi corner ini memiliki perbedaan mendasar dimana sistemnya telah diatur oleh Telkom, kita hanya perlu mengajukan di Telkom dan jika disetujui lokasi yang kita ajukan akan menjadi bagian dari Wifi corner dimana pengguna bisa membawa laptop atau smartphone mereka untuk menggunakan internet di booth yang telah disediakan, sebagai indormasi tambahan kecepatan wifi corner ini bisa mencapai 100 Mbps, tentunya sharing dengan pengguna lainnya dalam satu tempat.

Salah satuWiFi Corner di Denpasar
Sumber 


Berikut gambar lokasi wifi corner yang saya kutip dari blog lainDari gambar diatas dapat dilihat jika pengguna wifi corner akan datang ke lokasi tertentu untuk menggunakan internet dan tentunya setelah membeli voucher internet.Hampir serupa dengan Hotspot WiFI yang saya buat di Perumahan saya, beda konsepnya hanya hotspot saya menjangkau radius hampir 200-250 meteran bahkan sebenarnya bisa lebih dari itu jika saya memasang antena, sedangkan wifi corner hanya di tempat itu saja, dan kecepatannya wifi corner sangat cepat (kalau sepi) bisa sampai 100 Mbps, walau realitanya maksimum hanya 20 Mbps, karena selalu ada saja pengguna yang mendownload film, game dengan aplikasi Download Accelerator.Nah sekarang, bisa tidak sih kita buat Wifi corner kita sendiri, misalnya sobat telah memiliki sebuah usaha cafe kecil-kecilan yang ingin menjangkau pengguna yang lebih luas lagi, tidak ada salahnya menggunakan WiFi corner ini sebagai daya tarik tambahan yang bisa menarik pengunjung untuk menggunakan WiFi sekaligus membeli apa yang sobat dagangkan.

Selain mudah dikenali di tempat-tempat strategis, WiFi corner ini dapat dipastikan memiliki ssid yang sama @wifi.id, nah sobat bisa dengan murah terkoneksi ke jaringan yang cepat ini dengan membeli kartu speedy instant ataupun membeli dengan pulsa telkomsel dan as yang masih satu grup induk dengan Telkom group.

Jika sobat ingin membuat wifi corner sendiri adapun peralatan yang diperlukan berupa :

  1. Akses internet, misalnya sudah ada akses internet dengan bandwidth 10 Mbps dari Indiehome.
  2. Mikrotik, alat mungil nan praktis yang tangguh ini bisa menampung user 30-50 sekaligus, tapi ingat tergantung dari tipe dan spesifikasi, misal nya RB750G, untuk setting RB750 bisa mengacu tutorial yang pernah sobat baca sebelumnya.
  3. Access Point, bisa menggunakan D-Link Dir 600 atau produk sejenis, tidak usah yang mahal, setidaknya bisa menampung 20-50 user sekaligus, dengan budget dibawah 300 ribuan untuk router atau access point Indoor sudah bisa mendapat barang berkualitas menengah.
  4. Hub, hub nantinya jadi penghubung dari komputer kasir ke mikrotik, sehingga kontrol bisa dilakukan dari komputer kasir.
  5. Komputer kasir dan printer standard, komputer kasir bisa dijadikan sebagai kontrol mikrotik, ingat bukan sebagai billing, karena billing hotstpot akan dijalankan oleh mikrotik. Fungsi printer di sini selain bisa mencetak struk juga bisa membuatkan password pribadi sesuai dengan kecepatan atau waktu internet yang dibeli pelanggan yang biasa disebut dengan voucher internet. Tinggal setting dan tekan print maka voucher bisa langsung di download ke excell file untuk kemudian di cetak dan siap dijual.


Untuk cara setting mikrotik bisa di lihat di artikel sebelumnya yang dibagi menjadi 3 bagian, karena terlalu panjang, sobat juga bisa mendownload tutorial nya di part 3 bagian bawah :

  1. Setting mikrotik dasar untuk warnet dan billinghotspot.
  2. Setting userman untuk billing hotspot.
  3. Membuat profile voucher dan penggunaan userman.


Keuntungan dari membuat wifi corner sendiri tentunya sangat banyak, baik itu sebagai usaha pendamping atau pun usaha utama. Keunggulan dari system hotspot atau WiFi corner yang dibuat sendiri ini adalah :

  1. Semua keuntungan akan masuk ke kas sobat, jika dijadikan usaha utama.
  2. Tidak semua tempat mendapat ijin untuk mengadakan WiFi corner terlebih jika untuk pendamping usaha, seperti restoran, café, tempat cuci kendaraan, salon dan lain-lainnya.
  3. Password tiap user berbeda dan bisa di set berdasarkan kuota ataupun waktu, jadi sobat bisa lebih flexible untuk membuat profile yang sesuai keinginan.
  4. Dengan mikrotik sebagai router sobat bisa mengatur kecepatan akses internet tiap user berdasarkan tipe profile mereka.

Nah, itu saja pembahasan singkat apa perbedaan dari WiFi corner dengan membuat sendiri system WiFi corner dengan mikrotik dan userman, jika ada pertanyaan dan saran silahkan mengisi form di bawah ini.





Baca juga tulisan menarik lainnya

0 Response to "Bagaimana membuat bisnis WiFi Corner"

Posting Komentar