Bisnis WIFI Rumahan Dengan Mikrotik Sebagai Billing Hotspot Bag 3

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya Bisnis WIFI Rumahan Dengan Mikrotik Sebagai Billing Hotspot Bag 2, sebagai lanjutannya sobat akan membaca catatan praktek membuat hotspot sederhana akan mengetahui cara setting userman dengan mudah sehingga bisa digunakan sebagai billing hotspot, mulai dari membuat user baru dan memberi jatah bandwidth secara otomatis ke setiap user.

Setelah di artikel sebelumnya sobat telah mengetahui cara setting dasar mikrotik seperti setting NAT, DNS, Interface, Ip Address, dan juga menginstall userman  berikutnya adalah membuat fungsi hotspot yang akan digunakan bersama dengan userman yang telah di install, pada contoh kali ini sobat akan mengetahui cara membuat profile user yang akan bisa internetan 1 Hari, 1 Minggu, 1 Bulan, Kuota dan pengaturan maksimum kecepatan per user, jadi nantinya tidak usah setting kecepatan user manual dari Queue list.
Kita mulai dengan IP -> Hotspot akan muncul windows baru dengan tampilan sebagai berikut :

Lalu ikuti langkah berikut ini sampai dengan selesai :
  1. Hotspot Interface : Pilih port yang menuju ke Access Point / WiFi (contoh saya port 3WIFI).
  2. Local Address of Network : biarkan seperti adanya 10.5.50.1/24
  3. Address Pool of Network : ini untuk DHCP isikan mulai dari 10.5.50.5 – 10.5.50.254, sengaja saya tidak memulai dari 10.5.50.1, karena 10.5.50.1 untuk IP Port mikrotik dan 10.5.50.2 untuk IP Access Point.
  4. Select Certificate : none
  5. IP Address of SMTP Server : 0.0.0.0
  6. DNS Server : seperti biasa sob, saya menggunakan DNS Google : DNS 1 : 8.8.8.8 dan DNS 2 : 4.4.8.8.
  7. DNS Name : saya isikan hijaunet.lan untuk pengingat dan juga nantinya akan saya pergunakan hijaunet.lan sebagai alamat welcome page dan bukan nya IP.
  8. Selesai setup hotspot nya.


Sebelum melanjutkan dengan setting Radius, sebaiknya kita beri password dulu Userman kita sob, jangan sampai ada user hotspot yang bisa mengakses userman dan membuat user sendiri :


Klik Customers lalu klik 2 kali pada admin dan Isikan password sesuai yang sobat kehendaki, setelah itu tekan save untuk menyimpan settingan dan kita lanjutkan dengan setting radius, klik menu radius di sebelah kiri untuk memulai.

Akan muncul gambar seperti di atas dan tekan tanda tambah di pojok kiri atas menu radius. Lanjutkan dengan mengisi data seperti gambar di bawah ini :

  1. Service ceklist : hotspot, login, wireless
  2. Domain : seperti sudah saya bahas sebelumnya sob, saya akan menggunakan hijaunet.lan sebagai nama hotspot saya jadi saya isikan hijaunet.lan.
  3. Address : 127.0.0.1, sebenarnya bisa IP apa saja sesuka sobat, tapi saya lebih senang menggunakan IP localhost yaitu 127.0.0.1 karena susah biasa mengingat itu.
  4. Secret atau shared secret : isikan dengan kode rahasia / password yang mudah di ingat tapi usahakan orang lain tidak tau.
  5. Authentication port : 1812
  6. Accounting port : 1813
  7. Timeout : 300

Lalu tekan Apply dan Oke untuk menyimpan settingan.

Selanjutnya kita kembali ke browser yang sudah mengakses userman, jika belum atau sudah menutup browsernya langsung buka kembali dan akses ke IP mikrotik, dalam kasus saya sob, saya menggunakan computer yang terhubung ke mikrotik di IP 192.168.2.254. Jadi, saya mengakses ke IP : 192.168.2.254/userman :

Masukkan user : admin dan password : kosongkan.
Akan muncul halaman seperti berikut, untuk memulai setting klik Routers di menu kiri :



Isi dengan data yang sobat inginkan :
  1. Name : ini akan menjadi username sobat saat mengakses userman, untuk contoh saya biarkan admin.
  2. Ip Address : 127.0.0.1 (IP localhost / ip local).
  3. Shared secret : isikan dengan shared secret yang telah di siapkan sebelumnya, contoh : 123456. Ini harus sama dengan shared secret di radius.
  4. Log events : Sesuaikan dengan kebutuhan sobat.


Kalau sudah tekan simpan atau save.
Berikutnya klik menu Profiles di sebelah kiri, akan muncul jendela baru seperti di bawah ini :

Lanjutkan dengan klik pada tanda + seperti pada gambar di bawah ini untuk membuat profile baru :

Pada contoh ini saya akan isikan pada Name : 1 Hari sesuai yang sudah di bahas sebelumnya, klik create untuk membuat profile baru, jangan lupa isikan data lainnya seperti gambar diatas, termasuk Prices untuk proses perhitungan billing nya, lanjutkan dengan klik Limitation pada menu di sebelah Profiles dan klik add dan pilih new.


Isikan dengan data berikut :
1. Main :
        a. Name : 24h atau 1 hari, bebas saja sesuai dengan keinginan sobat semua.
2. Limits :
        a. Uptime : 1d, jika sobat ingin membuat 1 minggu isikan dengan 1w, 1 bulan dengan 4w2d.
3. Rate Limits :
        a. Rate Limit : Rx = 128K dan Tx 256K, contoh ini karena saya ingin user Hotspot memiliki                   kecepatan upload sebesar 128Kb dan Download 256Kb.
        b. Burst Rate Rx = 256 K dan Tx 384K.
        c. Burst time : 5 menit = 5m baik Tx dan Rx.
        d. Min rate : Rx = 128K dan Tx = 256K
Klik save untuk menyimpan settingan dan kembali lagi ke Profiles. Tekan add new limitation :

Akan muncul jendela baru yang menampilkan Profiles dan beberapa limitation yang telah sobat buat, pilihlah Profiles 1 Hari dan klik Limitations seperti gambar di bawah ini :



Pada limitations pilihlah sesuai rencana yang telah sobat buat, untuk contoh saya pilih limitation 24h atau 1 hari, jangan lupa untuk klik Add sehingga data bisa tersimpan.


Nah, sampai di sini proses pembuatan Profile user dan Limitation, sekarang sobat sudah bisa mulai membuat user baru yang dapat mengakses HotSpot sobat, langsung saja Klik menu Users di samping kiri dan lanjutkan dengan klik Add dan pilih New.


Isikan Username dan Password sesuai keinginan sobat, yang penting jangan sampai lupa passwordnya, lalu klik save keemudian uji coba dengan Smartphone ataupun laptop sobat, ingat WiFI jangan di password lagi, biarkan koneksi tidak di password, setelah terkoneksi dan mendapat IP Address coba buka detik.com atau situs lain yang bukan https:// di browser anda (saran saya google chrome), apakah akan terforward ke http://hijaunet.lan (contoh saya menggunakan hotspot saya sob), jika meminta username dan password masukkan yang telah di buat usernya tadi jika bisa login dan membuka website lainnya, maka anda telah berhasil membuat hotspot anda sendiri.
Sampai di sini Tutorial nya selesai, jika ada yang ingin di sampaikan mohon langsung saja tinggalkan pesan di kolom komentar sob, saya usahakan langsung menjawab nya sesuai kemampuan saya.

Download Tutorial On PDF Di sini

@celuks.blogspot.com


Baca juga tulisan menarik lainnya

0 Response to "Bisnis WIFI Rumahan Dengan Mikrotik Sebagai Billing Hotspot Bag 3"

Posting Komentar