Membangun Hotspot Billing Tanpa Mikrotik, Bisa Tapi Mahal

Banyak pertanyaan masuk kenapa saya menggunakan mikrotik sebagai billing wifi, bisa tidak membuat "billing tanpa mikrotik" sebenarnya bisa dan amat sangat bisa akan tetapi ada beberapa pertimbangan kenapa saya menggunakan mikrotik untuk usaha hotspot dan karena alasan tersebut saya menyarankan untuk membuat rt rw net dengan mikrotik saja.

Alasan dibalik penggunaan Mikrotik untuk membangun rt rw net

  1. Alasan pertama, harga mikrotik cukup terjangkau, seharga 450 ribu. Coba hitung kalau pakai PC untuk billing WiFi berapa minimum daya yang dikonsumsi perjam nya, sedangkan Hotspot menyala selama 24 Jam, berapa biaya listrik yang akan sobat bayar ??. sedangkan mikrotik hanya mengkonsumsi daya 5 Watt saja. Tak ubahnya sebuah lampu hemat energi
  2. Mikrotik yang kecil dan imut-imut memang didesain untuk menyala selama 7 hari dalam seminggu, percaya atau tidak, mikrotik di warnet saya menyala dari pertama saya beli di 2014 sampai sekarang, mikrotik untuk billing Wifi hanya mati saat mati lampu atau mau pergi jauh.
  3. Dengan mikrotik saya bisa sekalian mengatur bandwidth yang dipergunakan user, jadi dengan modal 10 Mbps saja saya bisa jualan ke 20 user lebih hehehehe dengan kecepatan UpTo 1 Mbps.
  4. Untuk mengakses Mikrotik memang butuh PC, untuk setting bandwidth atau blokir website porno, tapi jika Hotspot sudah berjalan. Kita bisa mengakses Userman dari smartphone, jadi kita bisa membuat user baru dari smartphone.
  5. Dengan Mikrotik sebagai Billing Wifi, pemilik wifi hotspot tidak bisa mengetahui aktivitas pengguna hotspotnya, dari Winbox hanya terlihat siapa saja yang sedang aktif.


Melihat User yang sedang Online dengan WinBox
Melihat User yang sedang Online dengan WinBox

A. Cara Membuka Usaha Wifi


Kebanyakan pertanyaan masuk seputar cara membuka usaha wifi ada pada permasalahan setting Mikrotik, terlebih belum ada pengalaman dengan Mikrotik alias nge-blank, sedangkan beberapa jasa setting Mikrotik cukup mahal jual jasa mereka, nah oleh karena sebab itu saya mau sharing nih file backupan Mikrotik RB-750 saya. 

Download Backupan Mikrotik RB750GL milik saya (Warnet 7 PC + WiFi Hotspot)

Jika saat mengupload data mikrotik dimintakan user dan password :
User : admin
Password 190185

Sebelum membangun usaha Hotspot ada sebaiknya mempertimbangkan point point berikut untuk Cara membuka usaha Wifi :

1. Pemilihan tempat, pilih tempat yang strategis misal restoran yang ramai, tempat yang banyak orang untuk sekedar kongkow-kongkow, bengkel mobil, salon, ataupun dekat area sekolah dan taman.

2. Pemilihan sumber Internet, untuk saat ini Indiehome adalah sumber internet yang terbilang luas area coverage nya, tapi bukan berarti tidak ada alternatif lainnya, sobat bisa menggunakan modem usb baik 3G maupun 4G, tapi sebaiknya pilih sumber internet yang memiliki kuota besar atau malah unlimited.

3. Pangsa Pasar, Kebanyakan pemilihan lokasi Hotspot atau Rt/Rw Net berdasarkan target pelanggan seperti beberapa rekan yang pemilik usaha hotspot yang saya kenal. Ada yang menjadi pemilik Bengkel mobil yang ramai pengunjungnya, dia meletakkan server hotspot nya pada area restoran.

Ada juga seorang rekan yang membuka usaha ini di perumahan tempat tinggalnya, karena beliau sudah menggunakan Indiehome 10 Mbps setiap bulannya dan sepertinya kesal karena password WiFi di modem Indiehome di rumahnya selalu bocor, sejak membuka usaha ini setiap hari ada saja uang masuk membeli voucher yang berisi username dan password untuk mengakses WiFi miliknya.

Sekian curhat nya, Semoga usaha rekan-rekan saya tersebut sukses semua dan panjang sepanjang jalan raya.

B. Jika Sobat Ingin Membuat Rt/Rw Net Dengan Mikrotik

Pada akhir bulan November 2016 file backup an ini saya pakai untuk ngebangun di salah satu teman yang punya usaha Bengkel Mobil, dan awal Januari kemarin saya pakai backup an ini untuk membangun RT RW Net / BTS RT RW Net di rumah seorang kepala RT di daerah cirebon yang katanya sih kenal lewat blog ini dan kebetulan bisa kita bantu di hari sabtu-minggu.

Saya dan rekan-rekan membantu beliau yang saya sarankan membeli peralatan sendiri di beberapa toko online termasuk tokopedia, karena saya tidak jualan alat. Harga yang beliau dapatkan termasuk fair price.

Semoga beliau membaca artikel ini dan berkenan memberi komentar nya, katanya sih hasilnya cocok dan lancar jaya sampai hari ini.

NB : Atas ikan pepesnya terimakasih pak, istri saya bilang pepes ikan emas nya muantebbbbssss. 
Berikut penampakan IP address nya pada WinBox :



Yang perlu sobat lakukan jika mau menggunakan file backup ini cukup merubah Ip Address sesuai dengan IP Modem Speedy / Indiehome nya, misal ip modem 192.168.1.1 maka IP Mikrotik jadikan 192.168.1.2, caranya ?

Klik IP -> lalu pilih address list, di sana ada 3 pilihan : 

1. 10.5.50.1/24 -> interface 3WIFI
2. 192.168.1.2/24 -> 4WAN -> ini rubah sesuaikan dengan IP Modem
3. 192.168.2.254/24 -> LAN -> ini rubah sesuai dengan IP PC/ Laptop.

Lalu setting Routes di IP -> Routes dan klik pada

AS - 0.0.0.0/0 - 192.168.1.250-> sesuaikan dengan IP Modem

Selanjutnya tinggal setting di radio hotspot milik sobat, sesuaikan IP nya.

Kalau sobat mau setting MIkrotik Rb750 nya dari dasar untuk dijadikan billing hotspot bisa membaca artikel berikut :

1. Setting mikrotik dasar, panduan setting dari dasar lengkap dengan gambar.
2. Instalasi Userman, dan upgrade mikrotik ke versi terbaru.
3. Setting Userman untuk Billing Mikrotik, setting penggunaan berdasarkan waktu atau kuota.

C. Jika Ingin Membangun Hotspot Billing Tanpa Mikrotik

Ada beberapa software yang dapat digunakan, salah satunya dengna menggunakan sistem operasi gratisan bernama EasyHotspot. 

EasyHotspot ini pada dasarnya adalah Sistem Operasi Linux yang sudah terinstall dengan berbagai keperluan untuk menjadi billing hotsptot, untuk spesifikasi minimum komputer yang digunakan adalah :

Spesifikasi Minimum instalasi Sistem Operasi Easy Hotstpot :
  • Pentium 3 atau setara, kalau susah cari Pentium 3 bisa pakai Pentium 4, harga kisaran 400 ribuan, atau sekalian saja Dual Core harga minimum 650 ribu.
  • 512 MB RAM 
  • 5 GB Free Space HDD
  • 2 network card (LAN CARD)
  • Wireless Access Point (Anda tidak perlu router nirkabel fitur tetapi Wireless AP)
  • Switch / Hub (opsional, hanya untuk pengguna wired)
Setelah 1 set PC siap untuk di install EasyHotspot ini, lanjutkan dengan mengunduh EasyHotspot ISO di sini



Lalu burning ke dalam CD, selanjutnya instalasi seperti Install Windows / Linux seperti pada tutorial Resmi dari EasyHotspot berikut, jangan khawatir tutorial sudah berupa bahasa Indonesia :


Nah, ikuti petunjuk di layar untuk instalasi nya dan ikuti petunjuk PDF untuk setting hotspot nya, dan siapkan pendingin alias kipas agar sirkulasi di pc billing baik dan bisa menjaga suhu agar pc tidak terlalu panas, dan pastikan jika tidak ada user yang menggunakan hotspot untuk mematikan PC Billing karena listrik yang digunakannya tidak sekecil Mikrotik yang hanya 15 Watt saja.

Sekian. Jika ada pertanyaan silahkan koment di bawah sini sob ya ....

Baca juga tulisan menarik lainnya

3 Responses to "Membangun Hotspot Billing Tanpa Mikrotik, Bisa Tapi Mahal"

  1. terimakasih artikel ini sangat membantu saya untukmemulai bisnis hotspot billing dikarenakan disekitar rumah juga banyak yang menanyakan apakah bisa menyalurkan sinyal wifi ke tetangga. maka dari itu saya mencari artikel seperti ini. terima kasih. kalau saya ada kesulitan nantinya saya mohon bimbingannya.. terima kasih banyak..

    BalasHapus